Oplus_16908288
primamultimedia. Com.Atambua Bupati Belu, Willybrodus Lay dan Wakil Bupati Belu Vicente Hornai Gonzalves menerima kunjungan Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Belu Mangiring Situmorang.
Dalam kunjungan tersebut untuk membahas persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan digelar serentak di seluruh Indonesia yang berlangsung diruang Bupati Belu. Senin 23 Februari 2026
Pemerintah Kabupaten Belu menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang akan digelar serentak di seluruh Indonesia.
Bupati Belu, Willybrodus Lay menyampaikan Pemerintah Kabupaten Belu pada prinsipnya mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026.
Menurut Bupati Belu, data sensus memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah kedepan.
“Data kemiskinan, luas lahan, komoditas, data ekonomi, serta data lainnya ke depan dapat dipergunakan pemerintah untuk mengambil kebijakan dan langkah-langkah bagi kesejahteraan masyarakat Belu,” jelasnya.
Bupati Belu berharap, hasil sensus dapat disampaikan secara lengkap dan akurat guna mendukung program satu data di Kabupaten Belu.
Sementara, Wakil Bupati Belu, berharap pelaksanaan sensus dapat berjalan optimal sehingga menghasilkan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Sensus harus dilaksanakan secara baik dan terukur sehingga data yang dihasilkan benar-benar akurat dan dapat digunakan untuk perencanaan pembangunan,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPS Kabupaten Belu, Mangiring Situmorang, mengatakan Sensus Ekonomi 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026.
“Sensus ini dapat terlaksana dengan baik, kami mengharapkan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Belu, mulai dari Bupati dan Wakil Bupati, seluruh OPD, hingga Camat, Lurah, dan Kepala Desa,” ujarnya.
Dijelaskan kepala BPS, pelaksanaan sensus akan dilakukan secara langsung dari rumah ke rumah (door to door) dengan mencakup 39 indikator ekonomi.
Menurutnya, hasil sensus nantinya akan menjadi data penting yang dapat dimanfaatkan pemerintah daerah dalam perencanaan pembangunan.
“Kami sangat senang jika data BPS dapat kami serahkan kepada pemerintah sebagai dasar perencanaan pembangunan di Kabupaten Belu,” katanya.
Turut hadiri Kepala Dinas Sosial PMD, Kepala BP4D, Plt Kepala BPKAD, Kepala Bagian Prokopim Belu, serta jajaran BPS Kabupaten Belu***

