Oplus_16908288
primamultimedia. Com. Atambua. Kabupaten Belu mendapatkan bantuan 200 unit rumah layak huni dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia.
Bantuan 200 unit rumah ini melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk Pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat miskin di wilayah perbatasan Kabupaten Belu.
Hal ini diungkapkan oleh Soemin Kase Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Nusa Tenggara II wilayah NTT pada Rabu malam 6 April 2026.
Lanjutnya, Kabupaten Belu menjadi salah satu daerah menjadi sasaran penerima BSPS dari Kementerian PKP sebanyak 200 unit.Menurutnya, paling lambat hari Senin depan sudah suplay bahan bangunan ke masyarakat untuk dibangun.
Dijelaskannya, bantuan stimulan jadi swadaya masyarakat. Dari total Rp. 20 juta itu, Rp. 2.500.000 untuk ongkos tukang dan Rp. 17.500.000 itu untuk bahan bangunan. Jadi, sifatnya peningkatan rumah,” ucapnya
“Kita sudah survei di lokasi tadi, penerima manfaat tepat sasaran untuk warga yang tidak pernah dapat bantuan,” ujarnya.
Tak hanya itu, Program strategis Presiden Prabowo terkait dengan 3 juta rumah. Sedangkan untuk Kabupaten Belu sejak tahun 2018 hingga 2026 sudah mencapai 2.766 unit rumah huni sudah dibangun.
Diharapkan, melalui program BSPS masyarakat yang selama ini tidak layak huni bisa menempati rumah layak huni.
Selain itu, pada kawasan kumuh dan pihaknya sudah meminta data dari Wakil Bupati boleh usulkan daerah kumuh untuk perjuangkan di pusat.***

