Oplus_16908288
primamultimedia. Com. Atambua. Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonzalves melakukan rapat koordinasi bersama penyuluh pertanian lapangan (PPL) kabupaten Belu.
Rapat koordinasi bersama Kadis dan penyuluh pertanian lapangan (PPL) kabupaten Belu berlangsung di aula Betelalenok Atambua. Rabu 8 Juli 2026.
Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonzalves dalam arahannya menyampaikan, rapat koordinasi ini sangat penting untuk mengevaluasi kinerja PPL serta kesiapan menghadapi musim tanam nanti.
Menurutnya, dalam rapat koordinasi ini, beberapa PPL menyampaikan persoalan yang di hadapi petani terkait dengan ketersediaan air bersih jelang musim tanam.
Pemerintah melalui Dinas Pertanian dan PPL untuk fokus pendampingan kelompok tani dilapangan sehingga bisa meningkatkan hasil produksi uang lebih baik.
Selain itu, Vicente juga menekankan pentingnya data yang dihasilkan oleh para PPL merupakan fondasi utama bagi Kabupaten Belu untuk mengajukan usulan program dan anggaran ke pemerintah pusat.
“Kita mau usulkan ke pusat, tapi harus butuh data yang benar. Kepala Dinas Pertanian dan seluruh PPL harus bertanggung jawab penuh terkait data ini,” tegasnya
Tak hanya itu, intervensi anggaran sangat baik untuk pembangunan irigasi, pengolahan lahan, penyediaan pupuk, hingga peningkatan hasil panen, semuanya bergantung pada input data yang dilakukan oleh PPL melalui aplikasi resmi.
Data yang akurat dan diinput dengan cepat akan lebih mudah mendapat respons dari Kementerian Pertanian.
Selain validasi data, Vicente juga menginstruksikan para PPL untuk segera memetakan lahan-lahan potensial yang belum dikelola.
Pemetaan harus rinci, membedakan antara luas lahan kering dan lahan basah per hektar, sehingga usulan pengembangan dapat disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan.
Turun hadir, Kepala Dinas Pertanian, Plt Kepala Dinas PUPR, serta Staf Khusus Bupati ini, Wabup Vicente memberikan arahan tegas mengenai pentingnya akurasi data pertanian dan etika pelayanan publik***

