primamultimedia. Com. Atambua Kontingen Jambore Daerah (Jamda) X NTT dan Jambore Nasional (Jamnas) XII Kwartir Cabang Belu kembali ke Atambua dengan membawa pengalaman dan prestasi membanggakan.
Kepulangan kontingen tersebut diterima Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Belu, Aloysius M. Fahik, S.STP., di Lantai I Kantor Bupati Belu, Senin (31/8/2026).
Kadis Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Belu, Aloysius Fahik mengapresiasi para peserta, pembina, dan peninjau yang telah menjalankan tugas sebagai duta Kabupaten Belu dalam ajang kepramukaan tingkat daerah hingga nasional.
Menurutnya, keikutsertaan Pramuka Belu di tingkat nasional menjadi bukti bahwa generasi muda dari daerah perbatasan mampu bersaing dan menunjukkan potensi terbaiknya.
“Kalian adalah duta dan representasi jati diri Kabupaten Belu. Walaupun kita berada jauh dari ibu kota, kita mampu menunjukkan bahwa anak-anak Belu bisa berbuat dan berprestasi di tingkat nasional,” ujarnya.
Tak hanya itu, Kadis PKO Belu yang akrab di sapa Alo Fahik berharap pengalaman selama mengikuti jambore menjadi modal untuk membentuk karakter dan menyiapkan masa depan.
“Jangan lupakan pendidikan akademik. Kita membutuhkan generasi yang maju secara intelektual, kuat karakternya, dan memiliki spiritualitas. Jadilah generasi tangguh yang siap menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” katanya.
Pada Jamda X NTT di Kupang, Kontingen Belu meraih sejumlah penghargaan, yakni Peserta Terbanyak III, Juara Harapan I Lomba Yel-Yel Anti Narkoba, Juara III Penataan Tenda Terbaik, dan Juara III Pentas Seni Budaya.
Sementara pada Jamnas XII di Cibubur, Jakarta Timur, 13–20 Agustus 2026, kontingen Belu turut ambil bagian dalam pentas seni budaya bersama kontingen dari berbagai kabupaten.
Selain mengikuti kegiatan jambore, para peserta mendapat pengalaman melalui wisata edukasi ke sejumlah tempat, seperti Monumen Nasional, Museum Kementerian Dalam Negeri, Istana Presiden Bogor, Kebun Raya Bogor, dan Agrowisata Kuntum.
Dalam kesempatan tersebut, Kadis PKO Belu kembali mengingatkan para peserta untuk terus belajar dan menata diri karena masa depan membutuhkan generasi yang berkualitas.
“Setiap masa ada orangnya dan setiap orang ada masanya. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini untuk terus belajar, berkembang, dan mempersiapkan diri menjadi generasi terbaik bagi Kabupaten Belu,” ujarnya.
Penerimaan kontingen ditutup dengan penyerahan Bendera Pramuka kepada Pemerintah Kabupaten Belu dan piagam penghargaan kepada para peserta yang mengikuti Jombore di Pusat***

