Oplus_16908288
primamultimedia. Com. Atambua Krisis bahan bakar minyak (BBM) kembali melanda Kabupaten Belu Perbatasan RI-RDTL.
Sesuai hasil pantauan media, terdapat antrean panjang kendaraan roda dua dan roda empat di sejumlah Pertamina yang ada di Kota Atambua Kabupaten Belu. Kamis 18 Juni 2026.
Terdapat harga Pertalite eceran di pasaran kini melonjak naik hingga angka Rp 15.000 per liter, jauh di atas harga ketetapan subsidi pemerintah.
Menurut salah satu warga penguna BBM Markus Hale menuturkan, Sudah beberapa hari terakhir ini sangat langka BBM jenis Pertalite di Kabupaten Belu. Harga eceran mencapai Rp.15.000 perliter.
“Kita masyarakat kecil semakin susah kalau harga di eceran saja sudah mencapai Rp. 15.000 perliternya”, ujarnya dengan nada mengeluh.
Kelangkaan ini dinilai sangat mengganggu aktivitas harian warga yang mayoritas bergantung pada BBM subsidi untuk bekerja dan menjalankan usaha mikro kecil menengah di Kabupaten Belu.
Selain itu, dampak dari harga eceran mencapai Rp 15.000 perliter sangat berpengaruh terhadap kenaikan harga barang kebutuhan pokok dan tarif transportasi lokal di Atambua.
Ia berharap, adanya perhatian dan sangsi tegas bagi para oknum yang menyalahgunakan BBM bersubsidi.
Tak hanya itu, kondisi ini tidak teratasi secara baik, maka aktivitas perekonomian di Kabupaten Belu akan terganggu ***

