Oplus_16908288
primamultimedia.Com. Atambua. Anggota DPRD Kabupaten Belu Sergio Natalino Kansi dari Partai Hati Nurani Rakyat melakukan kegiatan reses atau penjaringan aspirasi di Kecamatan Tasifefo Barat.
Penjaringan aspirasi sebagai bentuk tanggungjawab moril terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat diwilayah daerah pemilihannya di Desa Bakustulama, Desa Naekasa dan Derokfaturene. Jumat 13 Maret 2026.
Anggota DPRD Kabupaten Belu, Sergio Natalino Kansi menyampaikan dalam masa reses yang dikemas dalam pertemuan dengan masyarakat di Desa Bakustulama, Desa Naekasa , dan Desa Derokfaturene Kecamatan Tasifefo Barat.
Menurut Sergio, kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai apa itu kegiatan reses dan pentingnya menyampaikan aspirasi kepada wakil rakyat.D
Lanjut Sergio, Reses atau penjaringan aspirasi rakyat, anggota DPRD hadis turun langsung ke daerah pemilihan untuk bertemu masyarakat, mendengar keluhan, serta menampung berbagai kebutuhan yang nantinya akan diperjuangkan dalam pembahasan program pembangunan daerah.
Selain itu, Dari hasil pertemuan dengan masyarakat tersebut, terdapat berbagai aspirasi dan keluhan yang disampaikan oleh masyarakat, di antaranya:
1. Kekurangan air bersih, terutama pada musim kemarau.
2. Kebutuhan alat pertanian, seperti hand traktor dan mesin perontok padi.
3. Kebutuhan bibit hortikultura, seperti bibit jagung, padi, tomat, dan lombok.
4. Pembangunan dan perbaikan jaringan perpipaan air bersih.
5. Masih banyak rumah tidak layak huni yang membutuhkan perhatian dari pemerintah.
6. Masyarakat juga menyampaikan bahwa masih banyak warga yang belum pernah mendapatkan bantuan, baik dari pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten.
Tak hanya itu, masyarakat juga menyampaikan berbagai persoalan lainnya yang berkaitan dengan kebutuhan dasar dan pembangunan di desa.
Seluruh aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat tersebut akan saya catat dan perjuangkan untuk dibahas dalam forum DPRD agar dapat menjadi perhatian pemerintah daerah dalam penyusunan program pembangunan ke depan.***

