Oplus_16908288
primamultimedia. Com. Atambua Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat perbatasan RI-RDTL.
Kepedulian ini dibuktikan dengan membangun rumah tidak layak huni (RTLH) ke-5 milik warga di wilayah perbatasan RI-RDTL di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Kamis 18 Februari 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Komunitas Sant’Egidio, serta disertai pemberian bantuan sembako kepada warga penerima manfaat.
Pembangunan ulang RTLH ini dilakukan karena kondisi rumah sebelumnya sudah tidak layak huni dan berisiko terhadap keselamatan penghuni.
Melalui program ini, Satgas bersama Komunitas Sant’Egidio membangun kembali rumah warga secara menyeluruh agar lebih kokoh, aman, dan layak ditempati.
Dansatgas Pamtas RI–RDTL Yonarmed 12 Kostrad, Letkol Arm Erlan Wijatmoko, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat perbatasan.
Menurut Dansatgas, pembangunan ulang RTLH ke-5 ini merupakan bentuk kepedulian bersama Komunitas Sant’Egidio untuk memastikan masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat.
“Tak hanya itu, kami juga memberikan bantuan sembako sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada warga,” ujarnya.
Proses pembangunan dilaksanakan secara gotong royong oleh personel Satgas bersama mitra dan masyarakat setempat, mulai dari pembongkaran bangunan lama hingga pembangunan rumah baru.
Masyarakat penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan serta mempererat hubungan antara Satgas dan masyarakat di wilayah perbatasan RI–RDTL.***

