Oplus_16908288
primamultimedia. Com. Atambua Satgas Yonarmed 12 Kostrad bersama Satgas BAIS TNI, berhasil gagalkan upaya penyelundupan 15 (lima belas) karung pupuk subsidi di wilayah Perbatasan RI-RDTL.
Penggagalan tersebut terjadi di wilayah Dusun Halimukti, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada patroli malam hari. Sabtu 31 Januari 2026.
Menurut Danpos Silawan, Letda Arm Deddi Prima, saat melakukan patroli, personel Pos Silawan mendapatkan laporan warga mengenai keberadaan orang dan kendaraan mencurigakan di sekitar jalur sungai perbatasan.
Saat dilakukan penyisiran, personel Pos Silawan mendapati dua orang tak dikenal yang membawa karung mencurigakan. Ketika diberikan peringatan, kedua pelaku melarikan diri ke arah wilayah Timor Leste melalui jalur sungai dan meninggalkan barang bawaannya.
Dari hasil pemeriksaan dan penyisiran lanjutan di sekitar lokasi, personel Satgas menemukan dan mengamankan total 15 karung pupuk subsidi jenis Urea yang disembunyikan di semak-semak dan tepi sungai.
Seluruh barang bukti kemudian diamankan ke Pos Silawan untuk proses pelaporan dan penanganan lebih lanjut.
Dijelaskan Danpos Silawan, Letda Arm Deddi Prima, penggagalan ini merupakan bentuk komitmen Satgas dalam menjaga perbatasan negara serta mencegah kebocoran barang subsidi yang diperuntukkan bagi petani Indonesia.
“Pupuk subsidi ini sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya petani. Kami akan terus meningkatkan patroli dan koordinasi dengan seluruh unsur terkait agar aktivitas penyelundupan di wilayah perbatasan dapat dicegah secara maksimal,” tegasnya***

