primamultimedia. Com. Atambua Pemerintah Kabupaten Belu menggelar Rapat Koordinasi Optimalisasi Penanggulangan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2026.
Rapat koordinasi optimalisasi penanggulangan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem berlangsung di Aula Kantor BP4D Kabupaten Belu. Senin 26 Januari 2026.
Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonçalves, menegaskan bahwa rapat koordinasi tersebut memiliki arti strategis karena membahas salah satu tantangan terbesar yang masih dihadapi Kabupaten Belu, yakni kemiskinan dan kemiskinan ekstrem.
Dijelaskan Vicente, Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per November 2025, persentase penduduk miskin di Kabupaten Belu tercatat sebesar 12,79 persen, menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 13,86 persen.
Menurutnya, penurunan ini patut disyukuri sebagai hasil kerja keras bersama, namun Wakil Bupati Belu mengingatkan bahwa angka tersebut menunjukkan masih lebih dari satu dari sepuluh warga Belu hidup dalam kondisi miskin.
Selain itu, kemiskinan ekstrem masih ditemukan di sejumlah kecamatan, ditandai dengan keterbatasan akses masyarakat terhadap pangan, pendidikan, layanan kesehatan, dan pekerjaan yang layak.
Berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), jumlah penduduk miskin di Kabupaten Belu tercatat 107.712 jiwa atau 45,7 persen, dengan 37.191 jiwa atau 15,7 persen di antaranya masuk dalam kategori miskin ekstrem.
“Penanggulangan kemiskinan tidak bisa dilakukan secara parsial atau sektoral. Kita membutuhkan kolaborasi, energi, dan inisiatif dari seluruh perangkat daerah, lembaga, serta para pemangku kepentingan,” tegasnya
Ia berharap, pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor agar setiap program pembangunan saling melengkapi, mendorong inovasi dan inisiatif lokal yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Belu.
Lanjut Vicente, rapat koordinasi ini harus menjadi momentum untuk menyamakan persepsi, memperkuat komitmen, dan membangun semangat baru dalam upaya penghapusan kemiskinan.
Kemiskinan bukanlah takdir, melainkan tantangan yang harus kita jawab dengan kerja keras dan kebersamaan. Tidak ada satu pun dari kita yang boleh berjalan sendiri**

