primamultimedia. Com. Atambua – Bupati Belu, Willybrodus menghadiri kegiatan Saint Angela Cultural Day dengan tema “Budaya Membara, Generasi Menginspirasi dalam Napas Serviam.
Kegiatan Saint Angela Cultural Day dengan tema “Budaya Membara, Generasi Menginspirasi dalam Napas Serviam. yang digelar di Ball Room Hotel Bahagia Atambua, Sabtu 24 Januari 2026.
Bupati Belu Willybrodus Lay dalam sambutanny menyampaikan kegiatan menjadi momentum penting bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas dan menanamkan nilai-nilai luhur sejak dini tentang budaya.
Menurutnya, budaya bukan hanya dilihat dari kemeriahannya, tetapi ada nilai-nilai luhur yang terus dijaga dan diwariskan pada generasi muda sebagai indentitas.
Tak hanya itu, Bupati Belu juga menekakan pentingnya disiplin dan etika sosial, termasuk budaya antri yang mencerminkan penghormatan terhadap orang lain, keadilan, dan ketertiban.
Bupati Belu berharap, pentingnya kepedulian terhadap lingkungan, seperti pengelolaan sampah dan pengurangan penggunaan plastik sejak usia sekolah.
“Lingkungan yang bersih adalah tanda masyarakat yang berbudaya. Kepedulian kecil hari ini akan menentukan kualitas hidup kita di masa depan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati Willy Lay menekankan nilai Serviam, “aku melayani”, sebagai napas yang menjiwai seluruh kegiatan. Melayani bukan tanda kelemahan, melainkan simbol kedewasaan hati, kerendahan budi, dan tanggung jawab sosial yang dibutuhkan generasi masa depan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Belu juga memberikan apresiasi kepada para pendidik yang mendampingi anak-anak dalam proses pendidikan, tidak hanya mencerdaskan akal, tetapi juga membentuk karakter, iman, dan kepekaan sosial.
Lanjut Bupati Willybrodus Lay, Pemerintah Kabupaten Belu selalu mendukung pendidikan yang berlandaskan nilai budaya, kemanusiaan, dan pelayanan.
Bupati Belu berharap, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga yang menumbuhkan cinta budaya, keberanian berkarya, dan komitmen melayani sesama***

