Oplus_16908288
primamultimedia. Com. Atambua Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST, meluncurkan Project Healthy Latrines for Frontier Poorest Households.
Peluncuran Program pembangunan MCK sehat bagi 65 rumah tangga di Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Sabtu 10 Januari 2026.
Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonzalves dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program ini, yang ia nilai sederhana namun berdampak besar bagi masyarakat.
Menurutnya, berawal dari pertemuan kecil, mungkin bagi sebagian orang terlihat sederhana, tetapi manfaatnya luar biasa. Hari ini, 65 keluarga mendapatkan fasilitas MCK sehat yang sangat berarti.
Tak hanya itu, Wakil Bupati Belu juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan pihak swasta dalam mengatasi persoalan dasar masyarakat, termasuk sanitasi, pangan, dan rumah layak huni.
Dijelaskan Wakil Bupati Belu, Program ini juga dianggap sebagai salah satu upaya menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Belu. Berdasarkan data DTCM, jumlah keluarga miskin ekstrem di Belu mencapai sekitar 8.000–9.000 KK.
Selain itu, Salah satu faktor penyumbang kemiskinan adalah sanitasi yang tidak layak. Dengan WC sehat ini, diharapkan keluarga dari desil 1 bisa bergeser ke desil 2, sehingga kehidupan mereka lebih sehat dan produktif.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk Direktur Cirma, Yayasan Media Flores, Yayasan Sanbintang, tokoh masyarakat, dan tokoh adat.
Selain program WC sehat, Wakil Bupati Belu menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat di bidang pertanian dan ketahanan pangan. Ia mencontohkan pelaksanaan program Tani Merdeka di Desa Fatubaa, di mana kelompok tani dibimbing membuat pupuk dan pestisida sendiri agar lebih mandiri dan hemat biaya.
“Ketahanan pangan keluarga menjadi indikator penting untuk menilai apakah masyarakat benar-benar keluar dari kemiskinan. Program dasar ini sejalan dengan visi Bapak Presiden untuk ketahanan pangan,” tambahnya.
Ia berharap, rencana ke depan untuk memperluas program ini ke Desa Fatuketi, salah satu desa fokus pemerintah pusat, melalui kolaborasi program ketahanan pangan seperti Food Estate dan Koperasi Merah Putih.
“Melalui kolaborasi ini, pemerintah daerah dapat terus menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Belu secara berkelanjutan,” ujarnya
Turut hadir dalam launching di Desa Kabuna dihadiri Camat Kakuluk Mesak, Direktur CIRMA, Kepala Desa Kabuna, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh masyarakat penerima manfaat***

