Oplus_16908288
primamultimedia. Com. Atambua Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH dan Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST menghadiri Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.
Natal dan tahun baru bersama Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad di Mako Satgas Pamtas RI–RDTL, Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, Senin 5 Januari 2026
Bupati Belu, Willybrodus Lay dalam sambutannya menyampaikan ucapan Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 kepada seluruh prajurit Satgas Pamtas yang bertugas di wilayah perbatasan RI-RDTL.
Menurut Bupati Belu, kehadiran Pemerintah Daerah sebagai bentuk dukungan moril dan kekeluargaan bagi para prajurit yang merayakan Natal jauh dari keluarga.
“Saya bersama Wakil Bupati hadir malam ini sebagai bagian dari keluarga, sebagai orang tua bagi seluruh prajurit Satgas Pamtas RI–RDTL,” ungkap Bupati .
Tak hanya itu, Bupati Belu juga memberikan apresiasi atas peran Satgas Pamtas dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah perbatasan, sekaligus membantu masyarakat dan Pemerintah Daerah dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan.
“Kami berterima kasih kepada seluruh prajurit Satgas Pamtas atas pengabdian selama bertugas di wilayah Kabupaten Belu. Banyak kerja nyata yang telah dilakukan untuk masyarakat dan pemerintah daerah. Teruslah mengabdi dan berinteraksi dengan masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Belu juga menyampaikan bahwa perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 di Kabupaten Belu berlangsung aman dan tertib.
“Saya memantau langsung, perayaan Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Belu berjalan dengan baik, tidak berlebihan, penuh kesederhanaan dan sukacita. Ini menunjukkan kedewasaan dan kebersamaan masyarakat kita,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Belu untuk menjadikan wilayah perbatasan RI–RDTL sebagai kawasan yang aman dan damai, bahkan berpotensi dikembangkan sebagai destinasi wisata perbatasan.
“Kita ingin menunjukkan kepada dunia bahwa perbatasan Indonesia–Timor Leste adalah salah satu perbatasan paling aman di dunia. Ke depan, kita rencanakan patroli bersama TNI dan UPF Timor Leste dengan konsep wisata patroli perbatasan. Secara administrasi negara kita berbeda, tetapi secara budaya dan kultural kita satu,” jelasnya.
Acara tersebut dilanjutkan dengan pemberian bingkisan Natal kepada para anggota Satgas Pamtas RI–RDTL sebagai bentuk perhatian dan kebersamaan di momen Natal dan Tahun Baru.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Pimpinan Forkopimda Kabupaten Belu, Ketua DPRD Kabupaten Belu, Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Belu, Pimpinan Instansi Vertikal, Kepala PLBN Motaain dan Motamasin, Pimpinan BUMN dan BUMD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta seluruh personel Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad.***

