Oplus_16908288
primamultimedia. Com. Atambua Warga Desa Leowalu tersenyum bahagia karena Bupati Belu Willybrodus Lay dan Wakil Bupati Belu Vicente Hornai Gonzalves memperbaiki sipon irigasi kembali mengalir ke lahan pertanian.
Sipon irigasi yang mengairi sekitar 20–30 hektare lahan pertanian kembali berfungsi normal di Desa Lewalu Kecamatan Lamaknen Kabupaten Belu yang sudah rusak sejak Tahun 2024.
Akibat dari kerusakan sipon irigasi sejak tahun 2024 tersebut membuat 225 KK atau sekitar 820 jiwa terganggu aktivitas pertanian di Desa Leowalu.
Kepala Desa Leowalu, Ignasius Bau ditemui di Desa Leowalu Kecamatan Lamaknen mengatakan irigasi tersebut merupakan satu-satunya sumber pengairan bagi warga yang mayoritas menggantungkan hidup dari bertani.
Menurutnya, sipon irigasi ini menjadi satu-satunya harapan warga karena mata pencaharian utama di sini adalah pertanian. Desa Leowalu sangat terkenal dengan produksi bawang.
Ia menuturkan, sekarang air sudah lancar, masyarakat bisa kembali tanam sayur dan hortikultura lain untuk hidup keluarga dan biaya sekolah anak-anak.
Selain itu, berfungsinya kembali sipon irigasi memberi peluang bagi petani untuk kembali melakukan tanam hingga tiga kali setahun, sekaligus mendukung program ketahanan pangan yang digaungkan Bupati dan Wakil Bupati Belu serta program MBG yang menjadi prioritas nasional.
“Terima kasih untuk Bapak Bupati Willy Lay dan Wakil Bupati Vicente yang telah merespon dengan cepat untuk kebaikan masyarakat Desa Leowalu. Semoga Tuhan senantiasa menyertai karya beliau berdua,” ujarnya
Sementara, salah satu petani milenial, Kristoforus juga mengungkapkan rasa syukurnya. Ia mengatakan bahwa sebelum perbaikan, warga terpaksa membendung arus sungai dengan batu agar air dapat mengalir ke lahan.
“Irigasi sudah jadi, kini kami bisa tanam kembali. Sebelumnya kami susah mengairi lahan. Terima kasih Pemerintah Kabupaten Belu Belu,” ujarnya.
Ia menuturkan, Irigasi ini tidak hanya mengairi lahan pertanian Leowalu, tetapi juga mengalir hingga ke wilayah Desa Persiapan Backhelin, sehingga manfaatnya dirasakan lebih luas.
Selain perbaikan Sipon irigasi untuk lahan pertanian, Pemerintah Kabupaten Belu Belu juga melakukan normalisasi kali agar lahan pertanian tidak terancam.
Sipon irigasi sudah baik, masyarakat akan kembali memproduktivitas bawang merah, bawang putih, hingga aneka hortikultura dapat meningkat, sehingga ekonomi warga kembali pulih dan suplai produk pertanian ke pasar Atambua ***

