Oplus_16908288
Primamultimedia. Com. AtambuaGubernur Provinsi Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos mengutarakan kekaguman dan kecintaan terhadap kain tenun asal Kabupaten Belu.
Hal ini diungkapkan oleh Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos dalam kuliah umum Pascasarjana ISI Surakarta bertajuk Empowering Youth, Enriching North yang berlangsung di kota Surakarta Solo. Rabu 19 November 2025.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, beberkan rahasia mengubah generasi muda menjadi generasi lebih kreatif dalam Kuliah Umum Pascasarjana ISI Surakarta bertajuk Empowering Youth, Enriching North Maluku.
Selain itu, Sherly Tjoanda Laos menyoroti potensi besar generasi muda Maluku Utara dan peran sentral lembaga pendidikan seni seperti ISI Surakarta dalam mentransformasi potensi budaya, menjadi nilai akonomi yang signifikan.
Dalam kesempatan kuliah umum tersebut, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos di sela kegiatan menyampaikan kekagumannya terhadap kain tenun asal Kabupaten Belu karena mempunyai cerita melalui budaya dan cara hidupnya.
“Saya bisa merasakan bagaimana budaya dan cara hidupnya dari gambar gambar ada di kainnya” ujar Sherly Laos.
Lebih lanjut, Sherly Laos mengutarakan kecintaan terhadap kain tenun Belu, karena setiap kain tenunan punya jalannya cerita dan ada aura tersendiri, kadang mau jahit aja, saya masih sayangi. Maunya dipajang di dinding supaya cantik.
“Saya mau belajar dari ibu Vivi istri Bupati Belu, gimana mereka anak anak muda bisa menghasilkan nilai ekonomi dari tenun tenun yang sangat cantik,” ujar Sherly Laos
Sementara, istri Bupati Belu, Lidvina Viviawati Lay menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Maluku Utara Sherly Laos, karena sudah mengutarakan kekaguman dan kecintaan terhadap kain tenun Belu.
Ny. Vivi Lay berharap, bagi anak muda Belu untuk terus berkarya dengan tetap mempertahankan kualitas kain tenun dari pewarna sehingga bisa meningkatkan kualitas ekonomi generasi muda.
Selain itu, Ny. Vivi Lay menyampaikan terimakasih karena Gubernur Maluku Utara Sherly Laos yang berkeinginan untuk datang Kabupaten Belu secara langsung untuk mempelajari kain tenun yang dibuat dari pewarna alam.
Menurut Ny. Vivi Lay. Ekonomi kreatif berbasis budaya kunci bisa meningkatkan ekonomi sebuah Daerah. Tutupnya***

