Oplus_16908288
primamultimedia,com. Sumba. Perkuat warisan budaya kain tenun, tiga penenun asal Kabupaten Belu mengikuti pelatihan pewarnaan alam di Kabupaten Sumba Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Ketiga penenun yang mengikuti pelatihan di Kabupaten Sumba Timur atas nama Oktoviana Hati asal Kelurahan Lidak, Kecamatan Atambua Selatan, Nofiana Hendriques Fernandes dan Selviana Soi Lae asal Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak.
Pelatihan ini merupakan kolaborasi antara Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Belu dan Bank NTT Cabang Atambua, sebagai bentuk nyata dukungan terhadap peningkatan kualitas tenun ikat lokal.
Hadiri acara pembukaan 27 Mei 2025. Ketua Dekranasda Belu, Lidvina Viviawati Ng Lay menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bank NTT Cabang Atambua atas komitmen dan dukungannya terhadap program-program Dekranasda.
“Kami percaya bahwa pewarnaan alam bukan hanya tentang estetika, tetapi juga tentang identitas dan kelestarian lingkungan,” ujarnya
Ia berharap, setelah kembali ke Belu, para penenun ini dapat menularkan ilmu yang mereka peroleh kepada komunitas penenun lainnya.
Para penenun asal Belu langsung di bimbing oleh sang maestro pewarna alam Indonesia mulai dari tanggal 27 – 30 Mei 2025. menurut Vivi Ng, ini kesempatan untuk belajar agar bisa melestarikan warisan budaya kain tenun Belu.
Lanjutnya, sang maestro pewarna alam indonesia Kornelis Ndapakamang telah lama dikenal sebagai pusat pembelajaran dan pelestarian teknik pewarnaan tradisional.
Selain itu, para penenun tidak hanya mengikuti pelatihan di ruang kelas dan bengkel kerja, para peserta juga diajak meninjau kebun pewarna alami dan melihat langsung proses produksi tenun khas Sumba dengan semangat dan antusiasme untuk menyerap ilmu.
Kami Dekranasda Belu berharap, melalui pelatihan ini para pelaku tenun ikat di perbatasan dapat semakin berdaya, tidak hanya dalam menjaga nilai budaya, namun juga dalam membuka peluang ekonomi melalui produk tenun yang berkualitas tinggi, ramah lingkungan, dan memiliki daya saing di pasar nasional maupun internasional.
Untuk di ketahui, para penenun asal Kabupaten Belu di dampingi langsung Ketua Dekranasda Belu Ny.Vivi Ng Lay dan Wakil Ketua Dekranasda Ny. Avi Gonsalves bersama pengurus Dekranasda Belu.***

