Oplus_16908288
primamultimedia,com. Atambua Bupati Belu, Willybrodus Lay menerima kunjungan resmi dari Rektor Universitas Timor bersama rombongan di Kantor Bupati Belu.
Kunjungan rektor Unimor bersama rombongan dalam rangka menjalin kerjasama Pemerintah Kabupaten Belu dan Universitas Timor untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di wilayah perbatasan RI-RDTL.
Usai melakukan pertemuan diruang kerjanya, Rabu 27 Mei 2025, Bupati Belu Willybrodus Lay menyampaikan terimakasih atas kunjungan rektor bersama rombongan dari Universitas Timor ke Kabupaten Belu.
Kunjungan rektor bersama rombongan di Kabupaten Belu ini merupakan sebuah kehormatan bagi Bupati Belu.
Bupati Belu Willybrodus Lay menyampaikan terimakasih karena dirinya di minta untuk menjadi dewan penyantun Universitas Timor.
Lanjutnya, menjadi dewan penyantun itu tidak salah, karena banyak mahasiswa Belu yang kuliah di Unimor di Kabupaten Timor Tengah Utara.
“Selain itu, dirinya berharap kita bertukar pikiran melalui diskusi serta memberikan masukan untuk kebaikan Universitas Timor (Unimor) yang lebih baik,”ujar Bupati Belu
Dalam diskusi tersebut, Kita sempat bahas Kabupaten Belu sebagai daerah perbatasan, sehingga membutuhkan prodi bahasa Inggris atau bahasa mandarin di Akademik Keperawatan Belu.
Menurutnya, kenapa pentingnya bahasa Inggris atau bahasa mandarin, kalau mereka sudah selesaikan program studi keperawatan di tunjang dengan bahasa inggris yang baik. Mereka juga bisa ada peluang bekerja di luar negeri dan rumah sakit internasional.
Kedepan, Pemerintah juga akan menyiapkan lahan sehingga bisa menjadi perhatian pemerintah pusat untuk Akedemik keperawatan Belu yang akan berubah statusnya menjadi strata satu keperawatan.
Di kesempatan yang sama, Rektor Unimor Dr.Ir.Stefanus Sio,M.P menyampaikan terimakasih kepada Bupati Belu Willybrodus Lay yang hari ini menerima kami dari Universitas Timor untuk melakukan audien bersama.
Melalui audien ini, Kami meminta kesediaan Bupati Belu Willybrodus Lay untuk menjadi dewan penyantun Universitas Timor (Unimor).
Selain itu, dalam audien tadi ada beberapa hal yang dibahas salah satunya terkait pengembangan prodi bahasa inggris atau bahasa mandarin.
Ini menjadi tanggungjawab lembaga, sehingga kedepannya bisa ada prodi tentang bahasa inggris atau bahasa mandarin karena Kabupaten Belu sebagai daerah perbatasan.
“Tadi sesuai dengan arahan Bupati Belu, prodi keperawatan Akper Belu dari status D3 bisa di naikkan ke S1 Keperawatan,” ujar Rektor Unimor.
Ia menambahkan, ini juga bagian dari upaya untuk pengembangan sumber daya manusia di wilayah perbatasan.
Turut hadir dalam pertemuan ini Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan, para Staf Ahli Bupati Belu, serta jajaran Akademisi Universitas Timor, antara lain:Dr. Stefanus Sio, M.PDr. Yoseph Nahak Seran, S.Pd., M.SiDrs. Emmerentiana UkatMarianus Falo, S.P., M.SiAplonia Pala, S.Sos., M.MAquidowaris Manek, S.E., MSA***

