Oplus_16908288
primamultimedia.Com. Atambua. Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Sekolah Dasar Inpres (SDI) Tini, Agnes Maria Bernolda Mau membantah siswanya menolak makan bergizi gratis (MBG).
Hal ini diungkapkan Kepala Sekolah Dasar Inpres Tini Atambua lantaran pemberitaan beritahulutimor.com terkait menu MBG tidak layak dikonsumsi hingga memicu penolakan dari para siswa.
Saat ditemui, Rabu 3 Juni 2026.Plt. Kepala Sekolah Dasar Inpres (SDI) Tini, Agnes Maria Bernolda Mau secara tegas menyampaikan, informasi penolakan tersebut sama sekali tidak benar.
Pihak sekolah dan seluruh siswa justru menyambut baik dan tetap menerima pasokan MBG, termasuk penyaluran yang berjalan lancar hingga hari ini.
Menurutnya, program unggulan pemerintah ini sangat membantu operasional pendidikan dan meringankan beban orang tua, mengingat mayoritas siswa SDI Tini berasal dari keluarga dengan tingkat ekonomi menengah ke bawah.
“Anak-anak siswa kami sangat senang dengan program makan gratis ini karena banyak dari mereka yang berasal dari keluarga biasa-biasa saja. Bahkan, jika kiriman dari dapur umum sempat macet, anak-anak tanya, aduh ibu hari ini kami makan atau tidak?,” ungkap Agnes menirukan antusiasme siswanya.
Terkait dinamika di lapangan, Agnes menjelaskan dari total 656 siswa yang terdata, hampir seluruhnya menikmati hidangan yang disediakan tanpa ada kendala medis maupun logistik.
Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa ada sebagian kecil orang tua siswa yang meminta anaknya tidak diberikan MBG karena telah dibekali makanan sendiri dari rumah.Pihak sekolah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan melanjutkan program MBG ini.
Plt. Kepala SDI Tini, berharap tidak ada lagi disinformasi yang merugikan nama baik sekolah maupun jalannya program nasional tersebut, karena menurutnya bantuan ini murni dirasakan manfaatnya oleh anak-anak.
“Jadi untuk berita yang diberitakan bahwa pihak Sekolah dan Siswa-siswi SDI Tini menolak MBG itu sangat tidak benar. Pada dasarnya kami sekolah tidak menolak,” tutupnya

