primamultimedia. Com. Atambua Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST, memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korpri ke-54 Tahun di Kabupaten Belu.
Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korpri ke-54 Tahun tersebut berlangsung di halaman Kantor Bupati Belu, Senin 1 November 2025.
Wakil Bupati Belu Vicente Hornai Gonzalves dalam amanatnya kembali menegaskan komitmen korpri sebagai aparat sipil negara (ASN) sebagai garda terdepan pelayanan publik kepada masyarakat.
Menurutnya, aparatur sipil negara tidak hanya bekerja di kantor, tetapi harus aktif turun ke lapangan untuk melihat, mendengar, dan merespons kebutuhan masyarakat secara langsung.
Ia menegaskan, di musim hujan ini, ia meminta seluruh pejabat struktural dan fungsional, termasuk BPBD, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pertanian, untuk selalu siaga menghadapi potensi bencana serta dinamika kebutuhan masyarakat.

Selain itu, ia kembali menyoroti khusus kinerja pendampingan di sektor pertanian. Menurutnya, pembagian bibit oleh Dinas Pertanian harus diikuti dengan monitoring dan pendampingan hingga tingkat kelompok tani.
“ Kita jangan hanya bagikan bibit, lalu selesai. Ikuti masyarakat di lapangan. Banyak warga mengeluh karena tidak ada pendampingan,” tegasnya.
Ia menekakan pentingnya evaluasi hasil program, mulai dari produktivitas jagung, pemanfaatan air, hingga dampak terhadap ekonomi rumah tangga agar setiap bantuan pemerintah berujung pada peningkatan kesejahteraan.
Sesuai informasi mengenai bantuan dari Kementerian Sosial bagi komunitas tertentu yang masuk kategori tertinggal. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan dasar warga di desa-desa.

Wakil Bupati Belu mengutip semangat sambutan Ketua Umum Korpri, menegaskan bahwa ASN harus melayani dengan tulus dan memberikan kontribusi nyata dalam menyukseskan program pemerintah daerah.
“Yang penting adalah bagaimana program dan kegiatan pemerintah itu tepat sasaran dan menjawab kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Belu kembali ingatkan kondisi keuangan daerah yang terbatas mengharuskan setiap rupiah anggaran digunakan secara efektif dan tepat sasaran.
“Dengan keterbatasan APBD, kita harus pastikan anggaran benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. ASN harus terus berkarya dan memberikan pelayanan maksimal,” tegasnya.
Ia kembali menekankan agar ASN tidak hanya bekerja administratif, tetapi terjun langsung agar kebijakan dan program pemerintah selaras dengan kebutuhan nyata masyarakat.
Turut hadir Forkopimda Kabupaten Belu, Dansatgas Pamtas RI-RDTL, Danpos Laut Atapupu, Sekda Belu, pimpinan instansi vertikal, BUMN/BUMD, serta seluruh Aparatur Sipil Negara lingkup Pemerintah

