Oplus_16908288
primamultimedia. Com. Atambua Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, berkunjung langsung ke lahan pertanian masyarakat di Desa Lasiolat Kecamatan Lasiolat Kabupaten Belu.
Kunjungan tersebut untuk melihat secara langsung lokasi lahan pertanian sebagai Kebun Percontohan (Demplot) di Desa Lasiolat. Kamis 27 November 2025.
Kunjungan Wakil Bupati Belu sekaligus bertemu dengan Camat, Kepala Desa, dan tokoh adat dan kelompok tani setempat sebagai langkah maju dan peningkatan hasil produksi pertanian sebagai upaya mewujudkan Desa sebagai lumbung pangan.
Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves menyampaikan untuk mewujudkan swasembada pangan dalam bentuk kegiatan demplot dengan tujuan utama sebagai sarana edukasi, pelatihan, dan percontohan praktis untuk mendorong penerapan inovasi pertanian yang lebih efektif.
Secara spesifik harus merujuk pada pesan utama Presiden Prabowo untuk mencapai swasembada pangan berkelanjutan dan kedaulatan pangan melalui peningkatan produktivitas dan penguatan infrastruktur pascapanen.
“Mesti ada langkah maju di bidang pertanian. Harus ada upaya peningkatan hasil produksi pertanian dari tahun ke tahun, sebagaimana pesan utama Presiden,” tegas Wakil Bupati.
Sementara, dalam sharing diskusi, ada perwakilan masyarakat adat menyampaikan kritik konstruktif kepada Pemerintah Daerah.Mereka menyoroti bahwa akar permasalahan yang dihadapi petani selama ini adalah minimnya pendampingan dan bimbingan teknis yang tuntas bagi petani dan Kelompok Tani.
Dalam kesempatan diskusi tersebut. Masyarakat adat mendesak Pemerintah Daerah untuk melakukan evaluasi dan pengawasan serius terhadap kinerja Penyuluh dan Pendamping lainnya.
Tuntutan ini muncul karena demplot yang berfungsi sebagai sarana percontohan dirasa belum maksimal jika tidak dibarengi dengan bimbingan berkelanjutan di tingkat lapangan.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi Pemerintah Daerah Belu untuk memperbaiki mekanisme pendampingan agar tujuan utama menjadikan desa sebagai lumbung pangan dapat tercapai secara berkelanjutan***

