primamultimedia, com. Atambua Wakil Bupati Belu Vicente Hornai Gonzalves melakukan rapat bersama dewan penasehat, pengurus dan Anggota Forum kerukunan Umat beragama (FKUB) kabupaten Belu.
Rapat bersama dewan penasehat, pengurus dan Anggota Forum kerukunan Umat beragama (FKUB) kabupaten Belu berlangsung di Ruang kerja wakil Bupati Belu. Kamis 4 September 2025
Wakil Bupati Belu Vicente Hornai Gonsalves dalam arahannya menyampaikan Kabupaten Belu sebagai daerah perbatasan dengan Timor Leste memiliki keanekaragaman suku dan etnis yang semakin bertambah pasca gejolak tahun 1999.
Menurutnya, kondisi nasional yang sedang kurang kondusif, sehingga penting bagi seluruh pihak di Belu untuk tetap menjaga suasana aman dan damai, sesuai arahan Presiden Republik Indonesia.

Ia berharap, melalui kerukunan lintas agama harus terus diperkuat, dengan FKUB menjadi garda terdepan membangun komunikasi antarumat beragama.
Menurutnya, kewaspadaan dini terhadap isu-isu provokatif, baik melalui media sosial maupun informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Mari membangun komunikasi intensif. Pemerintah daerah akan terus membuka ruang dialog dengan FKUB, tokoh adat, tokoh pemuda, serta organisasi kemasyarakatan untuk mencari solusi bersama atas persoalan yang muncul.

Pada kesempatan itu, ia mengajak pimpinan agama untuk terus menanamkan nilai kebangsaan, cinta kasih, dan persaudaraan kepada umat masing-masing.
“Kita berharap stabilitas daerah sangat penting agar pertumbuhan ekonomi terus berjalan dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga,” ujarnya
Turut hadir, Kepala Kejaksaan Negeri Atambua, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belu, Kepala Kesbangpol Belu, Kepala Bagian Kesra Setda Belu, serta para pimpinan lintas agama di Kabupaten Belu***

