Dok. primamultidedia.com
primamultimedia, com. Atambua. Wakil Bupati Belu Vicente Hornai Gonsalves mengharapkan kejadian seperti di Puskesmas Webora tidak bolah terulang lagi di Kabupaten Belu.
Hal ini di ungkapkan Wakil Bupati Belu Vicente Hornai Gonzalves usai memimpin rapat koordinasi terkait persoalan pasien di tandu oleh masyarakat mengunakan bambu dan kain ke puskesmas beberapa hari lalu.
Wakil bupati Belu, Vicente Hornai Gonzalves dalam arahannya menyampaikan tanggapan serius terkait persoalan yang terjadi di puskesmas Webora Kecamatan Raimanuk.
Wakil Bupati Belu dengan tegas mengatakan bahwa pihaknya akan mengambil langkah serius dan tegas terhadap kejadian di Puskesmas Webora dan akan menjadi atensi Pemerintah Kabupaten.
“Saya minta kejadian di puskesmas Webora tidak boleh kembali terjadi di seluruh puskesmas yang ada di kabupaten Belu. Untuk Webora kami akan ambil tindakan tegas dan serius secara internal terhadap kondisi yang terjadi” tegasnya
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa mulai saat ini, setiap Puskesmas wajib meningkatkan pelayanan kesehatan dan membangun komunikasi antara sesama puskesmas sehingga dalam penanganan pasien kritis bisa di atasi jika memang ada kendala yang di hadapi di tingkat puskesmas.
Peningkatan pelayanan kesehatan lalu kita juga menerapkan sistem komunikasi antara puskesmas agar kendala yang dihadapi di puskesmas tertentu bisa dibantu dari puskesmas tetangga terdekat.
Ia berharap agar persoalan yang terjadi di puskesmas Webora tidak boleh kembali terjadi di seluruh puskesmas yang ada di kabupaten Belu. tutupnya***

