Oplus_131072
primamultimedia.Com, Atambua. Bupati Belu, Willybrodus Lay, melakukan uji coba secara langsung traktor bantuan Presiden Prabowo melalui Kementerian Pertanian.
Bantuan traktor dari Presiden Prabowo melalui kementerian pertanian sebanyak 16 unit traktor besar untuk mendukung sektor pertanian masyarakat dan menunjang dapur program makan begizi gratis.
Bupati Belu, Willybrodus Lay, menyampaikan hal ini saat melakukan uji coba langsung traktor bantuan tersebut di lahan pertanian warga di Haekrit, Desa Persiapan Manleten Barat Kecamatan Tasifeto Timur.
Bupati Belu Willybrodus Lay kepada media menyampaikan, hari ini saya melakukan uji coba langsung traktor bantuan tersebut di lahan pertanian warga di Haekrit, Desa Persiapan Manleten Barat, Selasa 6 Mei 2025
“Puji Tuhan, di saat melakukan ujicoba traktor di lahan masyarakat langsung turun hujan di musim kemarau. Ini berkat yang harus di syukuri bersama,” Ujar Bupati Belu
Sebagai Bupati, saya harapkan dengan adanya bantuan tambahan traktor ini dapat mendorong peningkatan produksi pertanian dan memperkuat ketahanan pangan lokal.
“Bantuan traktor sebanyak 16 unik ini nantinya akan ditempatkan di lokasi-lokasi strategis yang memang membutuhkan dukungan alat berat pertanian,” Kata Willy Lay
Ia menegaskan, bantuan traktor dari kementerian ini tolong di jaga oleh Dinas Pertanian, PPL dan Kelompok tani. Barang yang sudah ada, tinggal di rawat secara baik.
“Kelompok tani harus belajar mandiri, dengan adanya bantuan traktor ini, petani juga harus ada partisipasi dalam hal pengadaan BBM untuk pengoperasian di lahan pertanian” harap Bupati Belu.
Bagi kelompok tani yang ingin menggunakan traktor dapat mengajukan permohonan, dan pemerintah akan mengatur penempatan serta jadwal penggunaan agar merata dan tepat sasaran.
Bupati Belu Willybrodus Lay mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas perhatian dan bantuannya untuk masyarakat Kabupaten Belu sebagai daerah***


Ini kabar yang sangat baik untuk sektor pertanian di Belu. Bantuan traktor dari Presiden Prabowo tentunya akan memberikan dampak positif bagi peningkatan produksi pertanian dan ketahanan pangan lokal. Saya sangat mengapresiasi langkah Bupati Belu, Willybrodus Lay, yang langsung turun ke lapangan untuk menguji coba traktor tersebut. Turunnya hujan saat uji coba juga terasa seperti berkah yang patut disyukuri. Namun, saya penasaran, apakah ada rencana pelatihan bagi kelompok tani untuk mengoperasikan traktor ini secara optimal? Selain itu, bagaimana mekanisme pengawasan agar bantuan ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik dan merata? Menurut saya, partisipasi aktif dari petani dan koordinasi yang baik antara pemerintah dan kelompok tani sangat penting. Apakah ada rencana tindak lanjut untuk memastikan keberlanjutan program ini? Saya yakin dengan kerja sama yang baik, program ini akan membawa manfaat besar bagi masyarakat Belu. Bagaimana menurut Anda?