Oplus_16908288
prinamultimedia. Com. Atambua Pemerintah Kabupaten Belu kembali menggelar Festival Fulan Fehan IV Tahun 2026.
Festival Fulan Fehan tahun dengan mengusung tema Dance for Friendship yang berlangsung dari tanggal 25 hingga 27 Juni 2026 di Desa Duarato, depan Plaza Perizinan Atambua dan kawasan wisata Fulan Fehan. Selasa 23 Juni 2026
Berikut rangkaian kegiatan Festival Fulan Fehan yang keempat Tahun 2026. Pada hari Pertama akan Menampilkan Ukun Naran Bunag yang berlangsung di Desa Duarato, Kecamatan Lamaknen, mulai pukul 14.00 WITA.
Pada kegiatan ini, wisatawan akan disuguhkan berbagai tradisi lokal masyarakat Duarato yang menjadi bagian dari kekayaan budaya suku Bunak.
Hari Kedua: Parade Tenun dan Fashion Show Pada 26 Juni 2026 jam 15.00 wita akan menampilkan Parade Tenun dan Fashion Show yang melibatkan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, TNI/Polri, BUMN/BUMD, sektor swasta, hingga berbagai komunitas.
Hingga saat ini, tercatat sekitar 180 peserta dari Kabupaten Belu, TTU, dan Malaka telah mendaftarkan diri untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam parade ini akan dilombakan kostum unik yang terbagi dalam dua kategori, yaitu Kategori juara Utama dan Kategori juara Favorit.
Selain itu, pengunjung juga akan disuguhkan berbagai penampilan menarik dari para talent yang menampilkan tarian modern, tari kolosal, paduan suara, hingga pertunjukan musik band.
Pada malam fashion show, karya-karya terbaik dari para desainer Indonesia dan Timor Leste akan ditampilkan. Desainer yang terlibat berasal dari Timor Leste, Kota Kupang, Kabupaten TTU, serta Dekranasda Kabupaten Belu.
Hari Ketiga: Puncak Festival ke IV dengan Tarian Likurai akan berlangsung pada 27 Juni 2026 mulai pukul 10.00 WITA di kawasan wisata Fulan Fehan dengan menampilkan Tarian Likurai, tarian tradisional yang menjadi simbol persatuan, semangat, dan persahabatan masyarakat Timor.
Sejumlah tamu penting dari dalam dan luar negeri telah mengonfirmasi kehadiran mereka dalam acara ini. Dari Timor Leste, Presiden Timor-Leste beserta rombongan dijadwalkan hadir, demikian pula Wali Kota Darwin beserta rombongan dari Australia.
Dari Indonesia, kehadiran telah dikonfirmasi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Ketua Umum TP PKK, Rektor ISI, perwakilan UGM, perwakilan Universitas Airlangga, Wakil Rektor IPDN, Badan Penghubung Provinsi Sumatera Barat, serta Tim Uma Nusantara, Google Indonesia.
Sementara dari Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang telah mengonfirmasi kehadiran antara lain Gubernur NTT, unsur Forkopimda Provinsi NTT, perwakilan BUMN/BUMD, serta Bupati/Wali Kota dan Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT.
Festival Fulan Fehan IV menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat persahabatan, memperkenalkan kekayaan budaya lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Pemerintah Kabupaten Belu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan festival ini, termasuk TNI, Polri, para sponsor, komunitas, pelaku seni budaya, masyarakat, serta seluruh panitia yang terlibat.
Melalui tema “Dance for Friendship”, Festival Fulan Fehan IV diharapkan menjadi momentum untuk mempererat persahabatan lintas batas, memperkuat identitas budaya, dan memperkenalkan Belu sebagai beranda terdepan Indonesia yang kaya akan budaya dan penuh persahabatan.
Bupati Belu mengajak seluruh masyarakat Indonesia dan Timor Leste untuk hadir dan bersama-sama merayakan persahabatan, budaya, serta keberagaman yang menjadi kekuatan masyarakat perbatasan.
Mari datang dan menjadi bagian dari Festival Fulan Fehan IV. Dari Fulan Fehan, kita menari untuk persahabatan, merayakan budaya, dan menyatukan keberagaman.***

