Oplus_16908288
primamultimedia. Com. Atambua. Dalam upaya mengatasi permasalahan sampah plastik di kawasan wisata, Youth Advisory Belu melakukan aksi pemasangan tong sampah di salah satu tempat rekreasi yang kerap terdampak pencemaran.
Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari aksi bersih lingkungan sebelumnya yang menemukan tingginya volume sampah plastik, terutama dari pengunjung yang belum memiliki kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya.Sabtu 28 Maret 2026
Dalam aksi tersebut, para pemuda memasang beberapa tong sampah di titik-titik strategis, seperti area yang menjadi spot foto para pengunjung di sekitaran Patung Bunda Maria dan Sekitar tempat rekreasi.
Selain pemasangan, mereka juga memberikan edukasi kepada pengunjung tentang pentingnya membuang sampah sesuai jenisnya.
Beberapa tong sampah bahkan diberi label khusus untuk memisahkan sampah organik dan anorganik.
Dalam penyampaian PIC Program CB-DRR, Leo Jose menjelaskan, aksi ini bertujuan untuk menjaga kebersihan tempat rekreasi sekaligus mengedukasi para pengunjung.
“Kami ingin mengajak masyarakat agar tidak hanya menikmati tempat wisata, tetapi juga ikut menjaga kebersihannya,” ujarnya.
Selain pembersihan, ia juga memberikan imbauan langsung kepada wisatawan untuk membuang sampah pada tempatnya serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Beberapa papan informasi atau ajakan menjaga lingkungan juga dipasang di titik-titik strategis.
Tak hanya itu, aksi ini mendapat respons positif dari pemerintah Desa Dualaus dan pemuda desa Dualaus yang turut ambil bagian dalam kegiatan ini.
Sekretaris desa Dualaus, Kennet Umkeketoni menyampaikan Pihak pemerintah Desa Dualaus memberikan apresiasi kepada YKPA-ChildFund International di Indonesia lewat Program kerjanya (Youth Advisory Belu) yang telah Berkordinasi dengan kami Untuk pelaksanaan kegiatan positif ini**

