Oplus_16908288
primamultimedia. Com. Atambua. Ketua kelompok tani, Bonifasius Moruk keluhkan terkait ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) untuk menunjang aktivitas di lahan pertanian.
Hal ini diungkapkan Bonifasius Moruk, saat kunjungan Wakil Bupati Belu Vicente Hornai Gonzalves untuk berdialog langsung dengan para petani di Desa Fatuketi Kecamatan Kakulukmesak Kabupaten Belu.
Sesuai pantauan media, Bonifasius Moruk selaku Ketua kelompok tani Tulu Fatuketi keluhkan terkait sulitnya petani mengambil bahan bakar minyak (BBM) di Pertamina karena tidak adanya surat rekomendasi dari Dinas terkait.
Petani selama ini ke Pertamina tidak dilayani, sedangkan para Nelayan langsung dilayani karena membawa surat rekomendasi dari Dinas.
“Kita petani punya hand traktor dan mesin pompa air, tetapi tidak bisa digunakan karena BBM tidak ada untuk operasiokan alat pertaniannya” ujar Boni Mauk di hadapan Wakil Bupati Belu.
Dalam kesempatan ini, Bonifasius Mauk meminta perhatian dari pemerintah untuk petani bisa mendapatkan rekomendasi dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Belu sehingga bisa mendapatkan BBM di Pertamina.
Menindakjuti, keluhan tersebut, Wakil Bupati Belu meminta para Desa, Camat dan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Belu fokus mengurus rekomendasi untuk petani supaya bisa mendapatkan BBM.
Wakil Bupati Belu berharap, BBM bersubsidi dimanfaatkan secara baik untuk kepentingan masyarakat petani demi menunjang aktivitas di lahan pertanian***

