primamultimedia. Com. Atambua Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berkolaborasi dengan BNPP, TNI dan Polri.
Warga perbatasan Motaain RI-RDTL kirab bendera merah putih 81 meter sebagai bentuk kecintaan dan rasa nasionalisme jelang HUT RI ke 81 Tahun di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu.
Sesuai pantauan media, Rute yang dilewati kirab membentang sepanjang jalur strategis perbatasan, dengan rincian Lokasi Start di Lapangan Silawan dan Lokasi Finish di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain.
Arak-arakan dimulai tepat pukul 15.00 WITA dari Lapangan Silawan dengan ditandai dengan pengangkatan bendera start oleh Camat Tasifeto Timur, Maximus Loi Malik dan Kepala Administrator PLBN Motaain, Maria Fatima Rika, S.STP.
Sekitar 1.200-an peserta bergotong-royong mengarak bendera raksasa sejauh beberapa kilometer menuju titik akhir di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain yang berbatasan langsung dengan Timor Leste.
Sementara itu dibarisan Kirab Bendera Merah Putih, siswa SD, SMP, SMA/SMK, Guru (SD, SMP, SMA/SMK), Instansi Pemerintah, Organisasi Masyarakat, Organisasi Bela Diri, Tokoh Masyarakat dan Masyarakat di Desa Silawan.
Camat Tasifeto Timur, Maximus Loi Malik, S.IP, dalam pidatonya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia, pemerintah desa, aparat keamanan, para guru dan pelajar, organisasi kepemudaan, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan kirab bendera ini.
“Peringatan HUT ke-81 RI ini adalah momentum untuk mengenang jasa para pahlawan. Kirab ini merupakan penghormatan kepada Sang Merah Putih sebagai simbol persatuan, keberanian, dan semangat perjuangan bangsa,” ujar Maximus di hadapan para peserta kirab.
Menurut Maximus, pentingnya menjaga persatuan di wilayah perbatasan dan mengajak generasi muda mengisi kemerdekaan yang telah menginjak usia 81 tahun ini dengan kontribusi nyata.
“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, meningkatkan gotong-royong, serta berkontribusi demi kemajuan Kecamatan Tasifeto Timur dan Kabupaten Belu. Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Merdeka!”ungkapnya
Menutup sambutan.Rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan penuh khidmat, membuktikan bahwa detak jantung nasionalisme masyarakat perbatasan tetap berdenyut kencang demi Indonesia Jaya.
Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi antara BNPP RI melalui PLBN Motaain dengan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI sebagai Inisiator, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12/2/Kostrad, dan keterlibatan aktif dari CIQ (Customs, Immigration, Quarantine), TBI Motaain serta stakeholder Perbatasan terkait lainnya dan seluruh elemen masyarakat Desa Silawan***

