primamultimedia. Com. Atambua. Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves memimpin penanaman padi secara simbolis menggunakan alat Rice Transplanter (mesin tanam padi) di Desa Persiapan Manleten Barat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari optimalisasi lahan untuk Musim Tanam II (MT II) seluas 150 hektar, sekaligus upaya konkret memperkuat kedaulatan pangan daerah sebagai fondasi ketahanan pangan nasional.
Wakil Bupati Belu Vicente Hornai Gonzalves menyampaikan ketahanan pangan nasional sangat bergantung pada kekuatan pangan di tingkat daerah. Jika Kabupaten Belu mampu mandiri dan surplus pangan, maka kontribusi terhadap stabilitas nasional akan semakin kuat.
Selain itu Vicente Hornai menyoroti potensi luas lahan yang masih bisa dioptimalisasi. Ia tidak hanya puas dengan keberhasilan MT II, tetapi menargetkan peningkatan indeks penanaman (IP) hingga tiga kali panen dalam satu tahun.
“Kita harus berusaha meningkatkan produksi pertanian di MT II, dan jika memungkinkan, kita tingkatkan lagi di MT III. Baru itu namanya berhasil. Lahan kita masih luas, mari kita tanami semua minimal dua kali setahun,” ujarnya dengan semangat.
Ia berharap, optimalisasi ini tidak hanya terbatas pada padi, tetapi juga merambah ke tanaman hortikultura untuk diversifikasi ekonomi petani.
Wakil Bupati Belu menginstruksikan kepada para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Dinas terkait untuk mendata saluran irigasi yang rusak dan diperbaiki demi kelancaran distribusi air ke sawah.
“Teman-teman PPL punya tugas mulia, lihat saluran irigasi yang rusak, laporkan segera ke Dinas. Air adalah nyawa pertanian. Jangan biarkan petani kesulitan karena infrastruktur yang terbengkalai,” tegasnya.
Selain itu, Vicente mengingatkan seluruh pimpinan perangkat daerah untuk memiliki mentalitas pelayan. “Negara hadir ketika rakyat membutuhkan. Jika masyarakat butuh bantuan, segera respons. Kita hadir untuk mendampingi mereka menyelesaikan persoalan di lapangan, bukan sekadar duduk di kantor,” tambahnya.
Untuk menjamin keamanan dan kelancaran proses pertanian, Wabup Vicente mengajak seluruh elemen, termasuk TNI dan Polri, untuk bergandengan tangan mengawal sektor pertanian. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi petani untuk bekerja maksimal dan sejahtera.
Tak hanya itu, dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Belu Vicente Hornai Gonzalves menyerahkan bantuan benih bibit padi MT II kepada kelompok yakni Kelompok Tani Damar, Kelompok Tani Hali Kuda, Kelompok Tani Lima Satu, Kelompok Tani Fau Lulik.
Penyerahan bantuan diikuti dengan aksi penanaman simbolis menggunakan Rice Transplanter, yang menunjukkan komitmen Pemkab Belu dalam mendorong mekanisasi pertanian untuk efisiensi waktu dan tenaga kerja***

