Oplus_16908288
primamultimedia. Com. Atambua Pemerintah Kabupaten Belu terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah beranda terdepan NKRI.
Langkah nyata ini dibuktikan dengan penyerahan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) berupa 4 unit hand tractor dan 10 unit mesin pompa air kepada 14 Kelompok Tani (Poktan) di Kabupaten Belu.
Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves secara langsung menyerahkan bantuan alsintan didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Belu di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Rabu 24 Juni 2026.
Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, dalam arahannya menegaskan, penyerahan alsintan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memodernisasi sektor pertanian dan memacu produktivitas lahan milik masyarakat.
“Bantuan ini hadir untuk mendukung penuh produktivitas pertanian dan perkebunan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan Belu. Tidak berhenti di sini, pada perubahan anggaran nanti, pemerintah berkomitmen menambahkan 10 unit mesin pompa air lagi demi mengoptimalkan hasil panen petani,” ujarnya
Tak hanya itu, untuk memperluas jangkauan bantuan pusat,Vicente Hornai juga menginstruksikan para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk lebih proaktif.
Vicente Hornai juga meminta PPL mendampingi kelompok tani dalam menyusun dan mengajukan proposal program ke Kementerian Pertanian melalui sistem digital/website resmi.
Selain itu, Wakil Bupati Belu juga menitipkan harapan agar fasilitas yang diberikan oleh negara ini dapat dijaga dengan prinsip gotong royong.
“Saya harapkan seluruh kelompok tani dapat merawat bantuan alsintan ini dengan baik. Gunakan secara bersama-sama sesuai peruntukannya demi kemajuan kelompok,” pesannya.
Ia berharap, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan melakukan pengawasan dan pemantauan berkala di lapangan agar pemanfaatan alsintan ini tepat sasaran.
“Semoga bantuan ini membawa dampak kesejahteraan nyata bagi 140 petani yang terlibat, sekaligus meningkatkan roda perekonomian keluarga. Petani Belu harus makin semangat dan mandiri,” ujarnya
Sementara Domi Besi, Mewakili kelompok tani memberikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Pemerintah Kabupaten Belu yang senantiasa hadir menjawab kebutuhan riil petani.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Kami juga berharap ke depan pendampingan pemerintah terus berlanjut, terutama dalam hal pemenuhan benih unggul. Kepada teman-teman petani lain, mari kita jadikan momentum ini untuk saling belajar dan maju bersama,” ungkap Domi.***

