primamultimedia. Com. Atambua Bupati Belu Willybrodus Lay berdialog dengan masyarakat kelurahan Lidak Kecamatan Atambua Selatan Kabupaten Belu.
Dalam dialog tersebut Warga Kelurahan Lidak, Kecamatan Atambua Selatan menyampaikan sejumlah persoalan seperti pasar lolowa, sampah dan infrastruktur jalan. Kamis 18 September 2025.
Hal tersebut disampaikan oleh pak Untung salah satu warga RT 035/006, kelurahan Lidak Kecamatan Atambua Selatan.

Dalam kesempatan dialog ini, ia meminta agar Pasar Lolowa bisa menjadj sebagai pasar harian, bukan hanya pasar mingguan. Dengan begitu, aktivitas ekonomi masyarakat setempat bisa lebih hidup karena banyak pedagang berasal dari wilayah Kelurahan Lidak sendiri.
Selain itu, warga juga mengusulkan untuk pembenahan infrastruktur, termasuk perbaikan jalan, drainase dan terminal Lolowa yang dinilai sudah tidak layak.
Menanggapi aspirasi warga Bupati Belu Willybrodus Lay menyampaikan bahwa dalam perubahan anggaran tahun ini, pemerintah telah menyisipkan dana khusus bagi setiap kelurahan.
“Saya sudah sisipkan sedikit anggaran di perubahan untuk setiap kelurahan. Memang belum besar, tapi bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhan di masing-masing wilayah,” ujar Bupati Belu
*Karena saya dengan Vicente baru di lantik jadi Bupati dan Wakil Bupati Belu tahun 2025, anggaran APBD murni sudah di bahas tahun 2024, jadi kami hanya menjalankan sesuai dengan anggaran yang sudah di tetapkan,” ujarnya.
Menurutnya, Pemerintah Daerah akan terus benahi pelan pelan, dengan memperbaiki infrastruktur jalan, drainase di setiap kelurahan yang ada di Kabupaten Belu.
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memperhatikan pengelolaan pasar secara bertahap, termasuk pembenahan petugas karcis dan parkir, serta peningkatan layanan kebersihan di kawasan Pasar
Turut hadir anggota DPRD Belu Dapil 1 Stanislaus Fahik, Camat Atambua Selatan Meli Laka, Babinkantibmas kelurahan Lidak Aipda Arkadius M.Bere, Babinsa Koramil -01 Yusuf Ratu, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh pemuda.***

