primamultimedia. Com. Atambua.
Ketua himpunan kerukunan tani Indonesia Kabupaten Belu, Vicente Hormai Gonzales meninjau langsung kelompok tani Wetis di Sorosikun Kelurahan Fatubenao
Peninjauan langsung oleh Ketua HKTI sekaligus Wakil Bupati Belu didampingi Kadis Pertaninan, Lurah Fatubenao dan PPL di Kelompok Tani Wetis Sorosikun RT 30/RW 007 Kelurahan Fatubenao.
Ketua HKTI Kabupaten Belu Vicente Hormai Gonzales sekaligus Wakil Bupati Belu meninjau langsung lokasi kebun kelompok tani Wetis di wilayah sorosikun RT 30/RW O07 Kelurahan Fatubenao
Selain meninjau lokasi kelompok tani, Ketua HKTI menyempatkan diri berdiskusi dengan para petani untuk mengatasi persoalan yang dihadapi oleh kelompok tani.
Menindaklanjuti hasil diskusi bersama kelompok tani, Ketua HKTI Kabupaten Belu mengajak para petani untuk mengikuti pelatihan pembuatan pupuk dan pestisida organik melalui metode Tani Nusantara dari Tani Merdeka.
Ketua HKTI Belu juga menyarankan untuk petani mengunakan metode irigasi tetes sehingga air bisa dimanfaatkan secara baik.
Tak hanya itu, Ketua HKTI Belu juga mendorong petani untuk fokus menanam bawang Lokananta yang mempunyai nilai ekonomis untuk bisa memperbaiki ekonomi keluarga.
Sementara ketua Kelompok Tani Wetis Sorosikun Urbanus Manu Mali menyampaikan terimakasih kepada ketua HKTI Kabupaten Belu sekaligus Wakil Bupati Belu yang sudah meninjau langsung lokasi kebun kelompok tani.
Menurut Urbanus Manu Mali, Ini baru pertama kalinya, Wakil Bupati Belu sekaligus ketua HKTI Kabupaten Belu meninjau dan mendengar langsung keluhan Petani.
“Kendala yang kami hadapi air bersih dan pupuk, tadi pak Wakil Bupati Belu akan membantu sumur bor dan memberikan pelatihan pembuatan pupuk dan pestisida organik melalui metode Tani Nusantara dari Tani MerdekaMerdeka untuk pupuk kelompok,” ***

