primamultimedia. Com. Atambua. Wujud kepedulian terhadap korban bencana di Flores, Pemerintah Kabupaten Belu dan Polres Belu menggalang bantuan kemanusiaan bagi masyarakat.
Penggalangan bantuan kemanusiaan sebagai bentuk wujud kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan yang berlangsung di depan Plaza Perizinan Atambua dan Lapangan Mako Polres Belu. Jumat 21 Agustus 2026
Bantuan yang dihimpun berasal dari Polres Belu, jajaran Pemerintah Kabupaten Belu, ASN, serta masyarakat Kabupaten Belu. Bantuan tersebut berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan sehari-hari yang diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.
Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Belu bersama jajaran, BPBD Kabupaten Belu, jajaran pemerintah daerah, ASN, serta seluruh masyarakat Kabupaten Belu yang telah menunjukkan kepedulian terhadap saudara-saudara di Flores yang sedang mengalami musibah.
“Ini sumbangan dari Polres Belu, beberapa jenis barang, salah satunya pampers untuk bayi, selimut untuk ibu-ibu, serta kebutuhan sehari-hari termasuk makanan seperti mie instan. Semoga sumbangan ini bisa sampai ke tujuan dalam keadaan baik,” ujar Bupati Belu.
Bupati Belu juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Belu yang masih ingin memberikan bantuan agar dapat menyalurkannya melalui lokasi pengumpulan bantuan yang telah disiapkan, yakni di Kantor Polres Belu dan Plaza Pelayanan Publik.
Menurut Bupati Willy, selain bantuan berupa barang, dukungan dalam bentuk dana juga telah dikumpulkan. Dari jajaran ASN Kabupaten Belu, mulai dari PPPK Paruh Waktu, PPPK, hingga seluruh ASN, telah terkumpul dana sebesar Rp250 juta.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Belu melalui Kas Daerah juga akan memberikan bantuan sebesar Rp200 juta. Dengan tambahan sumbangan dari masyarakat, total dana yang terkumpul diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta dan selanjutnya akan disalurkan untuk membantu masyarakat terdampak gempa di Flores.
“Saya sebagai Bupati juga ikut menyumbang bersama seluruh ASN di Kabupaten Belu. Dari ASN telah terkumpul Rp250 juta, dan dari Kasda Kabupaten Belu akan membantu Rp200 juta. Saya melihat laporan dari Ibu Dokter Ansila, ada juga sumbangan-sumbangan dari masyarakat. Jadi totalnya mungkin kurang lebih Rp500 juta,” jelasnya.
Adapun bantuan barang yang dihimpun terdiri dari Beras: 1.430 kilogram, Air mineral: 203 dos, Mie instan: 234 dos, Pakaian layak pakai: 32 dos, Obat nyamuk: 1 dos, Gula: 2,5 kilogram, Susu: 13,5 dos, Minyak goreng: 3 dos @ 4 liter, Ember: 25 buah, Minyak telon: 2 pack, Biskuit: 4 dos, Pampers: 3 dos dan 4 pack, Sarden: 4 dos atau 32 kaleng, Makanan ringan: 1 dos, Kain/selimut: 30, Bubur bayi: 30 pack, Makanan bayi: 30 pcs, Barang campur: 24 pcs dan Kopi sachet: 4 dus dan 1 dus
Bupati Belu berharap seluruh bantuan yang dikumpulkan dapat segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan dan benar-benar memberikan manfaat bagi para korban bencana.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Belu, saya menyampaikan terima kasih kepada Polres Belu, BPBD Kabupaten Belu, seluruh jajaran pemerintah, ASN, dan seluruh masyarakat Kabupaten Belu yang telah memberikan bantuan. Mohon uluran dan bantuan untuk saudara-saudara kita di Flores. Kiranya Tuhan memberkati,” pungkasnya.
Penggalangan bantuan ini menjadi wujud solidaritas masyarakat Kabupaten Belu terhadap sesama warga yang sedang menghadapi dampak bencana, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian kemanusiaan di tengah masyarakat***

