Oplus_16908288
primamultimedia. Com. Atambua. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) fokus pembangunan dan pemeliharaan akses infrastruktur jalan.
Pemeliharaan akses jalan sebagai wujud tanggunjawab pemerintah daerah dalam memastikan akses transportasi masyarakat berjalan dengan baik. Kamis 20 Agustus 2026.
Saat diwawancarai diruang kerjanya, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Belu, Dedy Kin menuturkan terkait beberapa paket pekerjaan fisik jalan, jembatan, hingga penyediaan air bersih terus berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kami dari Dinas PUPR Kabupaten Belu terus berupaya untuk mengawasi setiap paket pekerjaan yang berkualitas serta bermanfaat langsung bagi masyarakat,” tegas Dedy Kin.
Diuraikan Dedy Kin, beberapa Paket proyek infrastruktur strategis bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun Dana Alokasi Umum (DAU) Seperti Ruas Jalan Nenuk–Lookeu (DAK): Memasuki tahap awal pelaksanaan (Mutual Check 0) dengan progres fisik tercatat sekitar 2,94 persen.
Sedangkan untuk ruas Jalan Beringin–Pasar Lolowa Meliputi pengerjaan badan jalan yang dilengkapi dengan Tembok Penahan Tanah (TPT) untuk memperkuat konstruksi.
Selain itu, Kawasan Amalo mengunakan dana DAU untuk pekerjaan jalan telah mencapai progres sekitar 23 persen, mencakup pembuatan TPT serta dukungan saluran irigasi.
Lanjut Dedy Kin, sedangkan untuk Jembatan Lalosuk–Fatuba’a: sudah memasuki tahap penyelesaian (finishing).
Sedangkan pembangunan jalur baru, Dinas PUPR Belu sudah mengalokasikan anggaran untuk pemeliharaan rutin jalan di area dalam kota Atambua untuk memperlancar aktivitas transportasi masyarakat.
Tak hanya itu, di sektor penyediaan air bersih seperti pembangunan sumur bor mengunakan APBD murni yang difokuskan untuk mendukung akses air bagi masyarakat.
Diharapkan, terpenuhinya akses air bersih ini mampu mengatasi persoalan ketersediaan air bersih bagi masyarakat Belu***

