Oplus_16908288
primamultimedia. Com. Jakarta Layar raksasa berlatar merah itu hanya memuat satu angka besar: Rp381.000.000. Di atasnya tertulis bantuan untuk korban bencana gempa bumi Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan Kriyanusa 2026 adalah pameran kerajinan Nusantara yang diselenggarakan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Jakarta Convention Center (JCC) pada 26–30 September 2026.
Ketua Umum Dekranas, Selvi Ananda Gibran Rakabuming secara resmi membuka pameran fashion show, parade wastra, talkshow, lokakarya, dan pengalaman digital imersif.
“Fashion Show yang diperagakan bernama “Inan Rai Mother Earth by Vivian”, karya Ibu Lidwina Viviaty Ng . Peragaan tenun ikat itu dipadukan dengan penggalangan dana amal bagi para penyintas gempa di NTT.
Para peraga busana dan tamu berpose di panggung utama Kriyanusa 2026, JCC, dengan latar tajuk “Fashion Show Kabupaten Belu, Provinsi NTT & Bazar Charity untuk NTT”.
Dana yang terhimpun dan diumumkan di layar panggung utama sebesar Rp. 381.000.000 (tiga ratus delapan puluh satu juta rupiah), disalurkan untuk membantu korban gempa bumi di NTT.
Angka Rp381 juta di layar merah itu akan berganti menjadi atap, buku, dan kebutuhan pokok bagi para penyintas. Sementara itu, tais yang melahirkannya akan terus ditenun, helai demi helai, di teras-teras Belu.
Dari Atambua untuk Nusantara, tenun Belu terus menyuarakan keindahan yang berdaya dan berjiwaFashion Show Kabupaten Belu dan bazar amal “Inan Rai Mother Earth” karya Ibu Vivi pada Kriyanusa 2026 membuktikan bahwa kain tenun ikat perbatasan bukan sekadar kain hias.
Dalam setiap hembusan benang dan goresan warnanya, tersimpan doa untuk kelestarian Bumi, penghormatan kepada tradisi leluhur, dan martabat perempuan perbatasan Indonesia.***

